Minggu, 24 Maret 2019

Tugas Softkill 1 Mata Kuliah Bahasa Inggris Bisnis 2

Nama : Dimas Bayu Gumelar
Kelas : 4KA10
NPM : 11115924

EXERCISE 1 : SUBJECT, VERB, COMPLEMENT, AND MODIFER
  1. Paul, william and Marry were watching television a few minutes ago
Paul, william and Marry                : Subject
were watching                                 : Verb
television                                           : Complement
a few minutes ago                          : Modifier of time
  1. Harry is washing dishes right now.
Harry                                                  : Subject
is washing                                         : Verb
dishes                                                 : Complement
right now                                          : Modifier of time
  1. She opened her book.
She                                                      : Subject
opened                                              : Verb
her book                                            : Complement
  1. She opened a checking account at the bank last week.
She                                                      : Subject
opened                                              :  Verb
a checking account                         :  Complement
at the bank                                       : Modifier of place
last week                                           :  Modifier of time
  1. Trees grow.
Trees                                                  : Subject
grow                                                   : Verb
  1. It was raining at seven o’clock this morning.
It                                                         : Subject
was raining                                       : Verb
at seven o’clock this morning      : Modifier of time
  1. Pat should have bought gasoline yesterday.
Pat                                                      : Subject
should have bought                        : Verb
gasoline                                             : Complement
yesterday                                          : Modifier of time
  1. We can eat lunch in this restaurant today.
We                                                      : Subject
can eat                                               : Verb
lunch                                                  : Complement
in this restaurant                             : Modifier of place
today                                                  : Modifier of time
  1. Henry and Marcia  have visited  the president.
Henry and Marcia                           : Subject
Have visited                                      : Verb phrase
The president                                   : Complement
  1. George  is cooking  dinner tonight.
George                                               : Subject
Is cooking                                          : Verb phrase
Dinner                                                : Complement
Tonight                                              : Modifier of time
EXERCISE 10 : SUBJECT-VERB AGREEMENT 
  1. The levels of intoxication (vary/varies) from subject to subject.
The levels            : Plural
vary                      : Plural
  1. Mr.Jones, accompanied by several members of committee, (have/has) proposed some changes pf the rules
Mr.Jones             : singular
has                        : singular
  1. Living expenses in this country, as well as in many others (is/are) at an all-time high.
Living expenses  : singular
is                           : singular
  1. Advertisements on television (is/are) booming more competitive than ever before.
Advertisements  :Plural
are                        :are
  1. The use of credit cards in place of cash (have/has) increased rapidly in recent years.
The use                : singular
has                        : singular
  1. John, along with twenty friends, (is/are) planning a party.
John                      : Singular subject
is                           : Singular verb
  1. The Picture of soldiers (bring/brings) back many memories.
The picture         : singular
brings                   : singular
  1.  The quality of these recordings (is/are) not very good.
The quality          : singular
is                           : singular
  1. If the duties of these officers ( isn’t/aren’t) reduced, there will not be enough tome to finish the project
If the duties        : Plural
aren’t                   : Plural
  1. The effects of cigarette smoking  (have/has) heen proven to be extremely harmful
The effects         : Plural
have                     : Plural

Jumat, 25 Januari 2019

Tugas 3 Audit Teknologi Sistem Informasi

  1. Jelaskan fungsi/kegunaan dari audit teknologi sistem informasi? Apa pentingnya melakukan audit teknologi sistem informasi!
  2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan laporan audit teknologi sistem informasi!
  3. Apa fungsi/kegunaan dari laporan audit teknologi sistem informasi? Jelaskan!

Jawab

  1. Untuk lebih praktisnya, berikut ini adalah beberapa kegunaan audit sistem informasi yang pernah dilakukan, antara lain : 
    • Evaluasi atas kesesuaian (strategic alignment) antara rencana strategis dan rencana tahunan organisasi dengan rencana strategis TIK, rencana tahunan TIK dan rencana proyek/program TIK. 
    • Evaluasi atas kelayakan struktur organisasi TIK, termasuk pemisahan fungsi (segregation of duties) dan kelayakan pelimpahan wewenang dan otoritas (delegation of authority). 
    • Evaluasi atas pengelolaan personil TIK, termasuk perencanaan kebutuhan, rekrutmen dan seleksi, pelatihan dan pendidikan, promosi/demosi/mutasi, serta terminasi personil TIK.
    • Evaluasi atas pengembangan TIK, termasuk analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, pengujian, implementasi dan migrasi, pelatihan dan dokumentasi TIK, serta manajemen perubahaan. 
    • Evaluasi atas kegiatan operasional TIK, termasuk pengelolaan keamanan dan kinerja pengelolaan pusat data (data center), pengelolaan keamanan dan kinerja jaringan data, dan pengelolaan masalah dan insiden TIK serta dukungan pengguna (helpdesk). 
    • Evaluasi atas kontinuitas layanan TIK, termasuk pengelolaan backup & recovery, pengelolaan prosedur darurat TIK (IT emergency plan), pengelolaan rencana pemulihan layanan TIK (IT recovery plan), serta pengujian rencana kontijensi operasional (business contigency/continuity plan).
            Meningkatkan :
    • Perlindungan atas aset TIK lembaga pemerintahan yang merupakan kekayaan negara, atau dengan kata lain aset milik publik 
    • Integritas dan ketersediaan sistem dan data yang digunakan oleh lembaga pemerintahan baik dalam kegiatan internal lembaga maupun dalam memberikan layanan publik
    • Penyediaan informasi yang relevan dan handal bagi para pemimpin lembaga pemerintahan dalam mengambil keputusan dalam menjalankan layanan publik 
    • Peranan TIK dalam pencapaian tujuan lembaga pemerintaha dengan efektif, baik itu untuk terkait dengan kebutuhan internal lembaga tersebut, maupun dengan layanan publik yang diberikan oleh lembaga tersebut 
    • Efisiensi penggunaan sumber daya TIK serta efisiensi secara organisasional dan prosedural di lembaga pemerintahan.
      2.     laporan merupakan salah satu bentuk komunikasi tertulis, formal, sehingga auditor tidak                     dapat mengetahui reaksi auditee secara langsung.

     3.  Fungsi Laporan audit Teknologi Sistem Informasi:
  • Berisi makna penting, dan sungguh-sungguh diperlukan dan hasilnya bermanfaat bagi pimpinan perusahaan, auditee, dan auditor sendiri. 
  • Disusun dan didistribusikan tepat waktu. 
  • Ketepatan dan kecukupan bukti pendukung. 
  • Menyajikan temuan dan rekomendasi atau usul solusi dengan nada yang kontruktif (bersifat pencerahan, tidak mendorong “permusuhan”)

Jumat, 18 Januari 2019

Tools Audit TI

Audit TI merupakan suatu proses kontrol pengujian terhadap infrastruktur teknologi informasi dimana berhubungan dengan masalah audit finansial dan audit internal. Audit TI lebih dikenal dengan istilah EDP. Biasanya digunakan untuk menguraikan dua jenis aktifitas yang berkaitan dengan komputer. Jenis aktivitas ini disebut sebagai auditing melalui komputer. Penggunaan istilah lainnya adalah untuk menjelaskan pemanfaatan komputer oleh auditor untuk melaksanakan beberapa pekerjaan audit yang tidak dapat dilakukan secara manual. Jenis aktivitas ini disebut audit dengan komputer.


Audit TI merupakan gabungan dari berbagai macam ilmu, antara lain Traditional Audit, Manajemen Sistem Informasi, Sistem Informasi Akuntansi, Ilmu Komputer, dan Behavioral Science. Audit TI bertujuan untuk meninjau dan mengevaluasi faktor-faktor ketersediaan (availability), kerahasiaan (confidentiality), dan keutuhan (integrity) dari sistem informasi organisasi


Jenis Audit TI


1. Sistem dan aplikasi


Audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah sistem dan aplikasi sesuai dengan kebutuhan organisasi, berdayaguna, dan memiliki kontrol yang cukup baik untuk menjamin keabsahan, kehandalan, tepat waktu, dan keamanan pada input, proses, output pada semua tingkat kegiatan sistem.


2. Fasilitas pemrosesan informasi


Audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah fasilitas pemrosesan terkendali untuk menjamin ketepatan waktu, ketelitian, dan pemrosesan aplikasi yang efisien dalam keadaan normal dan buruk.


3. Pengembangan sistem


Audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah sistem yang dikembangkan mencakup kebutuhan obyektif organisasi.


4. Arsitektur perusahaan dan manajemen TI


Audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah manajemen TI dapat mengembangkan struktur organisasi dan prosedur yang menjamin kontrol dan lingkungan yang berdayaguna untuk pemrosesan informasi.


5. Client/Server, telekomunikasi, intranet, dan ekstranet


Suatu audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah kontrol-kontrol berfungsi pada client, server, dan jaringan yang menghubungkan client dan server.


Metodologi Audit TI






Dalam praktiknya, tahapan-tahapan dalam audit TI tidak berbeda dengan audit pada umumnya, sebagai berikut:


1. Tahapan Perencanaan


Sebagai suatu pendahuluan mutlak perlu dilakukan agar auditor mengenal benar obyek yang akan diperiksa sehingga menghasilkan suatu program audit yang didesain sedemikian rupa agar pelaksanaannya akan berjalan efektif dan efisien.


2. Mengidentifikasikan resiko dan kendali


Untuk memastikan bahwa qualified resource sudah dimiliki, dalam hal ini aspek SDM yang berpengalaman dan juga referensi praktik-praktik terbaik.


3. Mengevaluasi kendali dan mengumpulkan bukti-bukti


Melalui berbagai teknik termasuk survei, interview, observasi, dan review dokumentasi.


4. Mendokumentasikan


Mengumpulkan temuan-temuan dan mengidentifikasikan dengan audit.


5. Menyusun laporan


Mencakup tujuan pemeriksaan, sifat, dan kedalaman pemeriksaan yang dilakukan.






Tools untuk Melakukan Audit TI


Selain COBIT, terdapat beberapa tools lain yang digunakan untuk melakukan audit teknologi informasi, yaitu sebagai berikut :


1. ACL (Audit Command Language)


Merupakan perangkat lunak dalam pelaksanaan audit yang di design khusus untuk melakukan analisa data elektronik suatu perusahaan dan membantu menyiapkan laporan audit secara mudah dan interaktif. ACL dapat digunakan untuk user biasa atau yang sudah ahli.


2. Picalo


Picalo adalah perangkat lunak yang dapat digunakan untuk melakukan analisa data yang dihasilkan dari berbagai sumber. Picalo dikemas dengan GUI (Graphis User Interface) yang mudah digunakan, dan dapat berjalan di berbagai sistem operasi.


3. Powertech Compliance Assessment


Powertech Compliance Assessment merupakan automated audit tool yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark user access to data, public authority to libraries, user security, system security, system auditing dan administrator rights (special authority) sebuah serverAS/400.


4. Nipper


Nipper merupakan audit automation software yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark konfigurasi sebuah router.


Nipper (Jaringan Infrastruktur Parser) adalah alat berbasis open source untuk membantu profesional TI dalam mengaudit, konfigurasi dan mengelola jaringan komputer dan perangkat jaringan infrastruktur.


5. Nessus


Nessus merupakan sebuah vulnerability assessment software, yaitu sebuah software yang digunakan untuk mengecek tingkat vulnerabilitas suatu sistem dalam ruang lingkup keamanan yang digunakan dalam sebuah perusahaan


6. Metasploit


Metasploit merupakan perangkat lunak yang dapat membanttu keamanan dan sifat profesionalisme teknologi informasi seperti melakukan identifikasi masalah keamanan, verifikasi kerentanan, dapat melakukan scanning aplikasi website, dan rekayasa sosial.


7. NMap (Network Mapper)


NMap bersifat open source yang digunakan untuk audit dalam hal keamanan. Sistem dan administrator menggunakan perangkat lunak ini sebagai persediaan jaringan, mengelola jadwal layanan untuk upgrade, jenis firewall apa yang sedang digunakan, dan lain-lain. NMap berjalan pada semua sistem operasi dan paket biner seperti Linux, serta dapat melakukan transfer data secara fleksibel.


8. Wireshark


Wireshark adalah jaringan terkemuka pada analyzer protocol. Perangkat ini dapat membantu dalam melakukan penangkapan dan interaksi dalam penelusuran lalu lintas yang berjalan pada jaringan komputer.

COBIT

COBIT adalah merupakan kerangka panduan tata kelola TI dan atau bisa juga disebut sebagai toolset pendukung yang bisa digunakan untuk menjembatani gap antara kebutuhan dan bagaimana teknis pelaksanaan pemenuhan kebutuhan tersebut dalam suatu organisasi. COBIT memungkinkan pengembangan kebijakan yang jelas dan sangat baik digunakan untuk IT kontrol seluruh organisasi, membantu meningkatkan kualitas dan nilai serta menyederhanakan pelaksanaan alur proses sebuah organisasi dari sisi penerapan IT.

Cobit memiliki 4 Cakupan Domain : 

1. Perencanaan dan Organisasi (Plan and Organise) Domain ini mencakup strategi dan taktik yang menyangkut identifikasi tentang bagaimana TI dapat memberikan kontribusi terbaik dalam pencapaian tujuan bisnis organisasi sehingga terbentuk sebuah organisasi yang baik dengan infrastruktur teknologi yang baik pula. 
2. Pengadaan dan Implementasi (Acquire and Implement) Untuk mewujudkan strategi TI, solusi TI perlu diidentifikasi, dibangun atau diperoleh dan kemudian diimplementasikan dan diintegrasikan dalam proses bisnis. 
3. Pengantaran dan Dukungan (Deliver and Support) Domain ini berhubungan dengan penyampaian layanan yang diinginkan, yang terdiri dari operasi pada security dan aspek kesinambungan bisnis sampai dengan pengadaan training. 
4. Pengawasan dan Evaluasi (Monitor and Evaluate) Semua proses TI perlu dinilai secara teratur dan berkala bagaimana kualitas dan kesesuaiannya dengan kebutuhan kontrol.
Keempat domain tersebut diatas kemudian dijabarkan menjadi 34 faktor resiko yang harus dievaluasi jika ingin diperoleh suatu kesimpulan mengenai seberapa besar kepedulian manajemen terhadap teknologi informasi, serta bagaimana teknologi informasi dapat memenuhi kebutuhan manajemen akan informasi.

Skala maturity dari Framework COBIT

Maturity model adalah suatu metode untuk mengukur level pengembangan manajemen proses, yang berarti adalah mengukur sejauh mana kapabilitas manajemen tersebut. Seberapa bagusnya pengembangan atau kapabilitas manajemen tergantung pada tercapainya tujuan-tujuan COBIT yang. Sebagai contoh adalah ada beberapa proses dan sistem kritikal yang membutuhkan manajemen keamanan yang lebih ketat dibanding proses dan sistem lain yang tidak begitu kritikal. Di sisi lain, derajat dan kepuasan pengendalian yang dibutuhkan untuk diaplikasikan pada suatu proses adalah didorong pada selera resiko Enterprise dan kebutuhan kepatuhan yang diterapkan.

Penerapan yang tepat pada tata kelola TI di suatu lingkungan Enterprise, tergantung pada pencapaian tiga aspek maturity (kemampuan, jangkauan dan kontrol). Peningkatan maturity akan mengurangi resiko dan meningkatkan efisiensi, mendorong berkurangnya kesalahan dan meningkatkan kuantitas proses yang dapat diperkirakan kualitasnya dan mendorong efisiensi biaya terkait dengan penggunaan sumber daya TI.
Maturity model dapat digunakan untuk memetakan :
  1. Status pengelolaan TI perusahaan pada saat itu.
  2. Status standart industri dalam bidang TI saat ini (sebagai pembanding)
  3. Status standart internasional dalam bidang TI saat ini (sebagai pembanding)
  4. Strategi pengelolaan TI perusahaan (ekspetasi perusahaan terhadap posisi pengelolaan TI perusahaan)

Jumat, 30 November 2018

Tugas 2 Audit Teknologi Sistem Informasi


1. Jelaskan apa maksud dan tujuan mengaudit teknologi sistem informasi!
2. Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor apa saja yang melatar belakangi diauditnya teknologi sistem informasi!
3. Apa keuntungan dan kerugian dari audit teknologi sistem informasi?
Jawab
1.       Maksud =>  Meningkatkan :
·         Perlindungan atas aset TIK lembaga pemerintahan yang merupakan kekayaan negara, atau dengan kata lain aset milik publik
·         Integritas dan ketersediaan sistem dan data yang digunakan oleh lembaga pemerintahan baik dalam kegiatan internal lembaga maupun dalam memberikan layanan public
·         Penyediaan informasi yang relevan dan handal bagi para pemimpin lembaga pemerintahan dalam mengambil keputusan dalam menjalankan layanan public
·         Peranan TIK dalam pencapaian tujuan lembaga pemerintaha dengan efektif, baik itu untuk terkait dengan kebutuhan internal lembaga tersebut, maupun dengan layanan publik yang diberikan oleh lembaga tersebut
·         Efisiensi penggunaan sumber daya TIK serta efisiensi secara organisasional dan prosedural di lembaga pemerintahan.
Tujuan :
ð  Mengamankan asset
ð  Menjaga integritas data
ð  Menjaga efektivitas system
ð  Mencapai efisiensi sumberdaya.
2.       - Kerugian akibat kehilangan data
=> data telah menjadi salah satu aset terpenting bagi suatu perusahaan.
=> Bayangkan, jika Anda pimpinan perusahaan yang sebagian besar penjualan yang Anda raih dilakukan dengan cara kredit dimana para pembeli akan membayar tagihannya di kemudian hari. Untuk mencatat penjualan, Anda menggunakan bantuan TI.
=> Akibat terjadinya gangguan virus atau terjadi kebakaran pada ruangan komputer yang Anda miliki, misalnya, maka seluruh data tagihan tersebut hilang.
=> Kehilangan data tersebut mungkin saja akan mengakibatkan perusahaan Anda tidak dapat melakukan penagihan kepada para pelanggan.
=> Atau, kalaupun masih dapat dilakukan, waktu yang dibutuhkan menjadi sangat lama karena Anda harus melakukan verifikasi manual atas dokumen penjualan yang Anda miliki.

- Kesalahan dalam pengambilan keputusan
=> Banyak kalangan usaha yang saat ini telah menggunakan bantuan Decision Support System (DSS) untuk mengambil keputusan-keputusan penting.
=> Dalam bidang kedokteran, misalnya, keputusan dokter untuk melakukan tindakan operasi dapat saja ditentukan dengan menggunakan bantuan perangkat lunak tersebut.
=> Dapat dibayangkan risiko yang mungkin dapat ditimbulkan apabila sang dokter salah memasukkan data pasien ke sistem TI yang digunakan. Taruhannya bukan lagi material, melainkan nyawa seseorang.
- Risiko kebocoran data
=> Data bagi sebagian besar sektor usaha merupakan sumber daya yang tidak ternilai harganya. Informasi mengenai pelanggan, misalnya, bisa jadi merupakan kekuatan daya saing suatu perusahaan. Bayangkan, Anda seorang direktur suatu perusahaan telekomunikasi yang memiliki 5 juta pelanggan. Tanpa Anda sadari, satu persatu pelanggan perusahaan Anda telah beralih ke perusahaan pesaing.
=> Setelah melalui proses audit, akhirnya diketahui bahwa data pelanggan perusahaan Anda telah jatuh ke tangan perusahaan pesaing. Berdasarkan data tersebut, perusahaan pesaing kemudian menawarkan jasa yang sama dengan jasa yang Anda tawarkan ke pelanggan yang sama, tetapi dengan biaya yang sedikit lebih rendah. Kebocoran data ini tidak saja berdampak terhadap kehilangan sejumlah pelanggan, akan tetapi lebih jauh lagi bisa mengganggu kelangsungan hidup perusahaan Anda.

- Penyalahgunaan Komputer
=> Alasan lain perlunya dilakukan audit TI adalah tingginya tingkat penyalahgunaan komputer.
=> Pihak-pihak yang dapat melakukan kejahatan komputer dikenal dengan nama hackers dan crackers.
=> Hackers merupakan orang yang dengan sengaja memasuki suatu sistem teknologi informasi secara tidak sah. Biasanya mereka melakukan aktivitas hacking untuk kebanggaan diri sendiri atau kelompoknnya, tanpa bermaksud merusak atau mengambil keuntungan atas tindakannya itu.
=> Sedang, Crackers di sisi lain melakukan aktivitasnya dengan tujuan mengambil keuntungan sebanyak-banyaknya dari tindakannya tersebut, misalnya mengubah atau merusak atau, bahkan, menghancurkan sistem komputer.
- Kerugian akibat kesalahan proses perhitungan
=> TI digunakan untuk melakukan perhitungan yang rumit.
=> Salah satu alasan digunakannya TI adalah kemampuannya untuk mengolah data secara cepat dan akurat (misalnya, penghitungan bunga bank).
=> Penggunaan TI untuk mendukung proses penghitungan bunga bukannya tanpa risiko kesalahan.
=> Risiko ini akan semakin besar, misalnya ketika bank tersebut baru saja berganti sistem dari sistem yang sebelumnya mereka gunakan. Tanpa adanya mekanisme pengembangan sistem yang memadai, mungkin saja terjadi kesalahan penghitungan atau, bahkan, fraud. Kesalahan yang ditimbulkan oleh sistem baru ini akan sulit terdeteksi tanpa adanya audit terhadap sistem tersebut.
- Tingginya nilai investasi perangkat keras dan perangkat lunak komputer
=> Investasi yang dikeluarkan untuk suatu proyek TI seringkali sangat besar. Bahkan, dari penelitian yang pernah dilakukan (Willcocks, 1991), tercatat bahwa 20% pengeluaran TI terbuang secara percuma, 30-40% proyek TI tidak mendatangkan keuntungan. Selan itu, sulit mengukur manfaat yang dapat diberikan TI.
=> Untuk Indonesia , alokasi anggaran untuk investasi di bidang TI relatif tidak lebih besar dibandingkan di luar negeri. Di Indonesia besarnya alokasi anggaran berkisar 5-10%, sementara di luar negeri bisa mencapai 30% dari total anggaran belanja perusahaan. Namun, bila dilihat dari nilai absolut besarnya Rupiah yang dikeluarkan, jumlahnya sangat besar. Perusahaan-perusahaan besar nasional, seperti Garuda Indonesia, Telkom, dan Pertamina semuanya, saat ini, sudah menerapkan sistem ERP (Enterprise Resource Planning) dan bahkan berbagai aplikasi lainnya yang melibatkan investasi yang signifikan.


3.       Keuntungan :
·         Menilai keefektifan aktifitas dokumentasi dalam organisasi
·         Memonitor kesesuaian dengan kebijakan, sistem, prosedur dan undang-undang perusahaan
·         Mengukur tingkat efektifitas dari sistem
·         Mengidentifikasi kelemahan di sistem yang mungkin mengakibatkan ketidaksesuaian di masa datang
·         Menyediakan informasi untuk proses peningkatan
·         Meningkatkan saling memahami antar departemen dan antar individu
·         Melaporkan hasil tinjauan dan tindakan berdasarkan resiko ke Manajemen
Kerugian :
·         Tidak membuat auditor memahami sistem komputer lebih baik
·         Mengabaikan pengendalian sistem, sehingga rawan terhadap kesalahan dan kelemahan potensial dalam sistem
·          Lebih berkenaan dengan hal yang lalu daripada audit yang preventif
·         Kemampuan komputer sebagai fasilitas penunjang audit tidak terpakai
·         Tidak mencakup keseluruhan maksud dan tujuan audit



Minggu, 28 Oktober 2018

Tugas 1 Audit Teknologi Sistem Informasi


1.      Apa yang dimaksud dengan teknologi sistem informasi? Apa fungsi dan manfaat dari teknologi sistem informasi? Jelaskan!

ð  Teknologi sistem informasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi tersebut akan lebih cepat, lebih luas penyebarannya, dan lebih lama penyimpanannya.
ð  Fungsi :
a. Fungsi Teknologi informasi sebagai Penangkap (Capture)
b.
Fungsi Teknologi Informasi sebagai Pengolah (Processing)
c.
Fungsi Teknologi Informasi sebagai Menghasilkan (Generating)
d.
Fungsi Teknologi Informasi sebagai Penyimpan (Storage)
e.
Fungsi Teknologi Informasi sebagai Pencari Kembali (Retrieval)
f.
Fungsi Teknologi Informasi sebagai Transmisi (Transmission)
ð  Manfaat :
a. Speed
b. Consistency
c. Precision
d. Reliability



2.      Sebutkan dan jelaskan keuntungan dan kerugian tekonologi system informasi! Berikan contoh penerapan/pengaplikasian teknologi system informasi dalam bidang Pendidikan!

ð  Keuntungan :
o   Sebagai sarana pengambilan keputusan
o   Sarana Penyedia Data
o   Alat Pengontrol Data
o   Inovasi dalam pembelajaran semakin berkemban denan adanya inovasi-inovasi
o   Infromasi akan semakin cepat dan mudah diakses
ð  Kerugian :
o   Distribusi informasi yang tidak merata
o   Bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat
o   Maraknya Cyber Crime
ð  Contoh penerapan pada bidang Pendidikan:
o   Pemeblajaran berbasis Komputer
o   Perpustakaan online
o   Diskusi Online
o   Kelas Online
o   E-learing

3.      Kendala-kendala apa saja yang terdapat dalam penerapan/pengaplikasian teknologi system informasi! Jelaskan!
ð  Biaya yang dibutuhkan relative tinggi karena jumlah jam kerja yang banyak untuk dapat lenih memahami struktur pengendalian intern dari pelaksanaan system aplikasi.
ð   Butuh keahlian teknis yang mendalam untuk memahami cara kerja system.